PENGENDUS

Sial, kenapa sesederhana itu bisa buatku ketagihan?

Bau rambut itu yang membekas di hidung, di kepala, berputar-putar masuk kerongga kulit—

aku benci bagaimana aku terus mencarinya.

Seperti candu yang tak pernah habis,

kau tahu ini tidak adil.

Hanya dengan satu tarikan napas,

kau sudah menaklukkan egoku,

menyisakan aku yang bodoh,

berputar-putar, hanya untuk aroma itu lagi.




Ditulis oleh : L
Januari 27, 2025

Komentar

Postingan Populer