MIMPI-MIMPI YANG MEMILIH TINGGAL DI DADA

 Aku mengunci pagi

dan menyimpan malam lebih lama.

Di lipatan ingatan,

kau masih duduk tenang

seperti tak pernah ada jarak.


Kita sepakat menyebut itu dunia,

ruang kecil dengan tawa sederhana,

pujian yang jatuh sembarang

lalu tinggal di dada.


Aku memejam agar wangimu bertahan,

sebab cahaya selalu jujur

dan kejujuran sering melukai.

Maka kubiarkan gelap

menjadi penjaga yang patuh.


Hari ingin membangunkanku,

kenyataan ingin dipeluk.

Aku menepi,

mengulang langkah yang sama

hingga waktu kehilangan hitungannya.


Senyummu kugenggam

seperti sisa hangat di telapak,

perlahan memudar

tanpa pernah benar-benar pergi.


Jika terjaga berarti menerima,

aku memilih diam lebih lama,

tinggal di mimpi

tempat namamu masih bernapas

dan kepergian belum menemukan suara




Ditulis oleh : L
Desember 22, 2025

Komentar

Postingan Populer